The The Cultural Values Found in the Legend of Dit Sakmas
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini membahas tentang nilai-nilai budaya Legenda Dit Sakmas yang berfungsi sebagai dasar hukum adat Larvul Ngabal bagi masyarakat Kei di Kepulauan Maluku Tenggara. Masyarakat Kei memiliki tradisi yang kuat, berpegang pada hukum adat, dan menjalin hubungan yang harmonis dengan alam dan orang lain. Nilai-nilai vertikal dan horizontal yang ditemukan dalam legenda ditafsirkan melalui pendekatan kualitatif deskriptif dan hermeneutika, khususnya perspektif Hans-Georg Gadamer. Nilai vertikal mencakup hubungan manusia dengan Tuhan, seperti rasa syukur, ketulusan, dan kesabaran. Nilai horizontal mencakup hubungan manusia dan alam, seperti menjaga amanah, pendirian teguh, ketaatan, kesepakatan sosial, persaudaraan, kerja sama, penghormatan terhadap budaya tradisional, konservasi flora dan fauna, dan pengelolaan air.
Studi ini menemukan bahwa legenda Dit Sakmas mencerminkan kebijaksanaan lokal, struktur sosial Kei, dan kesadaran religius dan ekologis yang tinggi. Penelitian ini menegaskan pentingnya mempertahankan nilai-nilai budaya sebagai warisan sosial dan moral yang membentuk perilaku manusia dalam kehidupan bersama sangat penting.
Rincian Artikel
Referensi
Budiyono, Kabul. 2007. Nilai-Nilai Kepribadian dan Kejuangan Bangsa Indonesia. Bandung: Alfabet.
Geertz, C. 1973. The Interpretation of Cultures: Selected Essays. New York: Basic Books.
Dayaksini, Tri & Yuniarti, Salis. 2004. Psikologi Lintas Budaya. Malang: UMM. Departemen Pendidikan Nasional. 2001. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi Ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.
Geurtjen, H. 1959. Keieesche Legenden. Langgur: Yayasan Wilibrordus Klein, H.K., and Myers, M.D. 1999. "A set of principles for conducting and evaluating interpretive field studies in information systems," MIS Quarterly (23:1) 1999, p 67.
Klein, H.K., and Myers, M.D. 1999. "A set of principles for conducting and evaluating interpretive field studies in information systems," MIS Quarterly (23:1) 1999, p 67.
Kluckhohn, F. R., & Strodtbeck, F. L. 1961. Variations in value orientations. Evanston, Illinois: Row, Peterson.
Koentjaraningrat. 1985. Kebudayaan, Mentalitas, dan Pembangunan. Jakarta: PT Gramedia.
Mudjia Raharjo. 2008. Dasar-dasar Hermeneutika antara Intersionalisme dan Gadamerian, Ar-Ruzmedia Jogjakarta.
Palmer, Richard E. 2005. Hermeneutika: Teori Baru Mengenai Interpretasi. Diterjemahkan oleh Musnur Hery dan Damanhuri Muhammad. Yogyakarta: Penerbit Pustaka Pelajar.
Patty, Rachmawati. 2009. Larvul Ngabal. An unpublished dissertation. Malang: State University of Malang.
Ricoeur, Paul. 1996. Teori Penafsiran Wacana dan Makna Tambah. Terjemahan oleh Han’iah. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
Wiranata, I. Gede A.B. 2005. Dasar-dasar Etika dan Moralitas. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.